Pentingnya Psikologi Manajemen dalam Kehidupan Sehari-hari
A. Pendahuluan
Ilmu manajemen sebetulnya sama usianya dengan kehidupan
manusia, karena pada dasarnya manusia baik langsung maupun tidak langsung dalam
kehidupan sehari-harinya tidak bisa dilepaskan dari prinsip manajemen. Manajemen
diperlukan dalam segala bidang, bentuk dan organisasi serta tipe kegiatan,
dimana orang-orang saling bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan (Mukhyi dan Saputra, 1995). Ilmu manajemen berkaitan dengan ilmu
psikologi karena ilmu psikologi berpusat pada manusia, mampu mengintervensi berbagai
faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan dan
sebagainya dengan berbagai macam teknik dan teori sehingga dapat dicapai
kinerja sumber daya manusia yang maksimal (Indryawati, 2014)
B. Teori
1. Pengertian
Psikologi
Ditinjau
dari segi ilmu bahasa, kata psikologi berasal dari kata psyche artinya jiwa dan logos
artinya ilmu pengetahuan. Jadi psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang
jiwa ( Basuki, 2008).
Menurut
Branca (dalam Basuki 2008) menyatakan bahwa psikologi merupakan ilmu
pengetahuan tentang perilaku manusia.
Plotnik
(dalam Basuki 2008) mendefinisikan psikologi merupakan studi sistematik dan
ilmiah tentang perilaku dan proses mental manusia.
Woodworth
dan Marquis (dalam Basuki, 2008) memberikan gambaran bahwa psikologi
mempelajari aktivitas-aktivitas individu. Pengertian aktivitas itu luas, baik
aktivitas motorik, kognitif, maupun aktivitas emosional.
Psikologi
adalah ilmu pengetahuan ilmiah yang mempelajari perilaku, sebagai manifestasi
dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional
(Basuki, 2008).
Dari
uraian diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari perilaku manusia sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental,
aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional.
2. Pengertian
Manajemen dan Fungsinya
a. Pengertian
Manajemen
Menurut
Manullang (dalam Mukhyi dan Saputra, 1995) pengertian manajemen dapat dilihat
dari tiga pengertian yaitu manajemen sebagai proses, manajemen sebagai
kolektivitas manusia dan manajemen sebagai ilmu dan seni. Manajemen sebagai
proses, melihat bagaimana cara orang untuk mencapai suatu tujuan yang telah
ditetapkan terlebih dahulu. Manajemen sebagai kolektivitas yaitu merupakan
suatu kumpulan dari orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Manajemen
sebagai ilmu dan seni melihat bagaimana aktivitas manajemen dihubungkan dengan
prinsip-prinsip manajemen.
Menurut
Mukhyi dan Saputra (1995) manajemen sebagai ilmu dan sebagai seni dan keduanya
tidak dapat dipisahkan. Manajemen sebagai ilmu pengetahuan telah dipelajari
sejak lama dan telah diorganisasikan menjadi suatu teori, hal ini dikarenakan
didalamnya menjelaskan tentang gejala-gejala manajemen yang diteliti dengan
metode ilmiah yang dirumuskan dalam bentuk prinsip-prinsip yang diwujudkan
dlaam suatu bentuk teori. Manajemen sebagai seni disini memandang bahwa dalam
mencapai suatu tujuan diperlukan kerjasama dengan orang lain, pada hakekatnya
kegiatan manusia adalah mengatur (managing), untuk mengatur diperlukan suatu
seni bagaimana orang lain melakukan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen
adalah suatu ilmu yang mengatur bagaimana cara dari sekumpulan orang
bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan.
b. Fungsi
Manajemen
Fungsi manajemen menurut Stoner (dalam Mukhyi dan Saputra,
1995) ada empat yaitu: perencanaan (planning),
pengorganisasian (organizing), pengarahan
dan pengimplementasian (directing/leading),
pengawasan dan pengendalian (controlling).
- Perencanaan adalah proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.
- Pengorganisasian adalah proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi
- Perencanaan dan pengimplementasian adalah proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.
- Pengawasan dan pengendalian adalah proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi
3. Pengertian
Psikologi Manajemen
Dari
pengertian psikologi dan manajemen diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi
manajemen adalah ilmu tentang bagaimana mengatur atau memanage sumber daya
manusia yang ada untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan yang telah ditetapkan.
C. Pentingnya
Psikologi Manajemen dalam Kehidupan Sehari-hari
Manusia
adalah makhluk sosial, mereka selalu membutuhkan kerjasama dengan manusia
lainnnya untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan manusia akan
terus bertambah seiring dengan bertambahnya usia dan perubahan yang terjadi disekitarnya.
Perubahan meliputi perubahan akibat
perkembangan fisik dan perkembangan mental ataupun perubahan karena perkembangan
lingkungan.
Ilmu
tentang manajemen sendiri lahir di dunia Eropa ketika dimulainya revolusi industry
dimana pada saat itu terjadi perubahan dibidang pengelolaan produksi yang yang efektif dan efisien untuk
memenuhi kebutuhan manusia yang jumlahnya semakin bertambah dan kebutuhannya
semakin beragam.
Psikologi
manajemen berperan dalam segala bidang, bentuk organisasi ataupun kegiatan
manusia yang bertujuan untuk memenuhi tujuan bersama hal ini disebabkan karena
manusia menjadi sumber daya penting untuk mencapai tujuan tersebut. Psikologi
manajemen diperlukan bagaimana mengatur manusia melalui ilmu dan
prinsip-prinsip manajeman agar tujuan yang ditetapkan dapat dicapai dengan
maksimal.
Kebutuhan
manusia akan senantiasa bertambah dan beragam. Untuk memenuhi kebutuhan
tersebut manusia memerlukan manajemen yang baik dalam kehidupannya. Keempat fungsi
manajemen yaitu berupa perencanaan, pengorganisasian, pengimplementasian dan pengarahan,
pengawasan dan pengendalian diterapkan manusia untuk mengelola sumber daya yang
dimiliki untuk memenuhi tujuan dan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.
D. Penerapan
Psikologi Managemen dalam Kehidupan Sehari-hari
Contoh kasus 1 :
Adriana 17 th
bercita-cita menjadi seorang psikolog dan membuka biro konseling.
Adriana berencana
setelah lulus SMU dia akan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi negeri
terkemuka.dan mengambil jurusan
psikologi. Apabila tidak diterima di perguruan tinggi negeri makaia akan
mencari perguruan tinggi swasta yang jurusan psikologinya mendapat akreditasi A
dan lulusannya dapat bersaing dengan
lulusan dari perguruan tinggi negeri terkemuka.
Tahap-tahap yang
dilakukan oleh Adriana agar nanti dapat masuk ke perguruan negeri terkemuka dan
masuk jurusan psikologi adalah:
Adriana mulai
menyiapkan diri untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri dengan
belajar selama 4 jam perhari dan mengikuti bimbingan belajar serta try out yang
dilakukan disekolah. Mulai mengevaluasi di pelajaran-pelajaran manakah dia
mengalami kesulitan dan harus mendapat perhatian yang lebih. Adriana merasa
sangat kesulitan dengan pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris sehingga dia
mulai menambah porsi belajar di kedua matapelajaran tersebut.
Adriana mulai
mengurangi waktu dia berkumpul dengan teman-temannya dan fokus pada persiapan diri
mengikuti ujian penerimaan mahasiswa baru. Yang tadinya berkumpul tiga kali
seminggu menjadi dua kali dalam seminggu. Adriana meminta bantuan kakaknya yang
pintar dalam mata pelajaran matematika dan bahasa inggris untuk menjadi teman
belajar. Adriana juga mengikuti tambahan
bimbingan belajar yang dilaksanakan 3 kali seminggu. Adriana tiap awal minggu
akan mempersiapkan target-target yang harus dicapai. Misalnya bisa memahami bab
Algoritma, Statistik, 16 Present Tense dsb. Untuk mengantisipasi kejenuhan maka
tiap seminggu sekali dia menghadiahi dirinya tiap akhir pekan boleh menonton
film yang dia sukai selama 3 jam.
Untuk mengetahui dan
membandingkan sampai sejauh mana hasil belajarnya maka Adriana sering mengikuti
try out dan menyelesaikan soal-soal yang biasanya muncul pada saat ujian..
Adriana lebih aktif bertanya pada mentornya di bimbingan belajar dan membentuk
kelompok belajar bersama teman-teman yang dinilainya serius dan tidak hanya
main-main.
Adriana
membuat grafik kemajuan prestasinya tiap minggu dan mencatat apa-apa yang harus
lebih serius dipelajari dan dipahami. Untuk melihat perkembangan pada pelajaran
bahasa inggris Adriana selalu berusaha untuk membaca cerita-cerita yang
berbahasa inggris dan mengevaluasi apakah di sudah bis memahami apa isi
ceritanya, mendengarkan film berbahasa inggris tanpa teks bahasa. Dan untuk
matematika dia mengerjakan latihan-latihan soal dan meminta kakaknya untuk
mengoreksi pekerjaannya dan tetap
menjadi parnernya pada saat belajat matematika.
Setiap
akhir pekan Adriana bersama-sama dengan kakaknya mengevaluasi apa yang telah
dilakukan, apakah target yang ditetapkan dia awal minggu telah tercapai dan
kalau tidak Adriana mencari apa penyebabnya. Untuk mengatasi kejenuhan dan menghindarkan
diri dari kemalasan maka adrianan selalu menempelkan tujuannya di kertas yang
berwarna-warni di kulkas, tempat belajar, cermin dll.
Referensi :
Basuki, A.M.Heru. (2008). Psikologi umum. Jakarta : Universitas
Gunadarma
Mukhyi,
Muhammad Abdul., & Saputro, Imam Hadi. (1995). Pengantar mamajemen umum
untuk STIE. Jakarta : Universitas Gunadarma.
Indryawati,
Rini. (2014). Psikologi Manajemen PPT. www.indryawati.staff.gunadarma.ac.id/.../Psikologi+Manajemen+Rini.ppt. Diakses
Oktober 2015 jam 21.00 WIB