Kamis, 22 September 2016

Tugas Minggu I Psi Manajemen: Pentingnya Psikologi Manajemen dalam Kehidupan Sehari-hari



Pentingnya Psikologi Manajemen dalam Kehidupan Sehari-hari




A.    Pendahuluan
           Ilmu manajemen sebetulnya sama usianya dengan kehidupan manusia, karena pada dasarnya manusia baik langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan sehari-harinya tidak bisa dilepaskan dari prinsip manajemen. Manajemen diperlukan dalam segala bidang, bentuk dan organisasi serta tipe kegiatan, dimana orang-orang saling bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Mukhyi dan Saputra, 1995). Ilmu manajemen berkaitan dengan ilmu psikologi karena ilmu psikologi berpusat pada manusia, mampu mengintervensi berbagai faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan dan sebagainya dengan berbagai macam teknik dan teori sehingga dapat dicapai kinerja sumber daya manusia yang maksimal (Indryawati, 2014)

B.     Teori
1.      Pengertian Psikologi
Ditinjau dari segi ilmu bahasa, kata psikologi berasal dari kata psyche artinya jiwa dan logos artinya ilmu pengetahuan. Jadi psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang jiwa ( Basuki, 2008).
Menurut Branca (dalam Basuki 2008) menyatakan bahwa psikologi merupakan ilmu pengetahuan tentang perilaku  manusia.
Plotnik (dalam Basuki 2008) mendefinisikan psikologi merupakan studi sistematik dan ilmiah tentang perilaku dan proses mental manusia.
Woodworth dan Marquis (dalam Basuki, 2008) memberikan gambaran bahwa psikologi mempelajari aktivitas-aktivitas individu. Pengertian aktivitas itu luas, baik aktivitas motorik, kognitif, maupun aktivitas emosional.
Psikologi adalah ilmu pengetahuan ilmiah yang mempelajari perilaku, sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional (Basuki, 2008).
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional.

2.      Pengertian Manajemen dan Fungsinya
a.       Pengertian Manajemen
Menurut Manullang (dalam Mukhyi dan Saputra, 1995) pengertian manajemen dapat dilihat dari tiga pengertian yaitu manajemen sebagai proses, manajemen sebagai kolektivitas manusia dan manajemen sebagai ilmu dan seni. Manajemen sebagai proses, melihat bagaimana cara orang untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Manajemen sebagai kolektivitas yaitu merupakan suatu kumpulan dari orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Manajemen sebagai ilmu dan seni melihat bagaimana aktivitas manajemen dihubungkan dengan prinsip-prinsip manajemen.
           Menurut Mukhyi dan Saputra (1995) manajemen sebagai ilmu dan sebagai seni dan keduanya tidak dapat dipisahkan. Manajemen sebagai ilmu pengetahuan telah dipelajari sejak lama dan telah diorganisasikan menjadi suatu teori, hal ini dikarenakan didalamnya menjelaskan tentang gejala-gejala manajemen yang diteliti dengan metode ilmiah yang dirumuskan dalam bentuk prinsip-prinsip yang diwujudkan dlaam suatu bentuk teori. Manajemen sebagai seni disini memandang bahwa dalam mencapai suatu tujuan diperlukan kerjasama dengan orang lain, pada hakekatnya kegiatan manusia adalah mengatur (managing), untuk mengatur diperlukan suatu seni bagaimana orang lain melakukan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama.
           Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah suatu ilmu yang mengatur bagaimana cara dari sekumpulan orang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan.

b.      Fungsi Manajemen
           Fungsi manajemen menurut Stoner (dalam Mukhyi dan Saputra, 1995) ada empat yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan dan pengimplementasian (directing/leading), pengawasan dan pengendalian (controlling).

  • Perencanaan adalah  proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat  untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.

  • Pengorganisasian adalah  proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi

  • Perencanaan dan pengimplementasian adalah proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

  •  Pengawasan dan pengendalian adalah proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi


3.      Pengertian Psikologi Manajemen
Dari pengertian psikologi dan manajemen diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi manajemen adalah ilmu tentang bagaimana mengatur atau memanage sumber daya manusia yang ada untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan yang telah ditetapkan.

C.     Pentingnya Psikologi Manajemen dalam Kehidupan Sehari-hari
Manusia adalah makhluk sosial, mereka selalu membutuhkan kerjasama dengan manusia lainnnya untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan manusia akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya usia dan perubahan yang terjadi disekitarnya. Perubahan meliputi perubahan akibat  perkembangan fisik dan  perkembangan mental ataupun perubahan karena perkembangan lingkungan.
Ilmu tentang manajemen sendiri lahir di dunia Eropa ketika dimulainya revolusi industry dimana pada saat itu terjadi perubahan dibidang pengelolaan  produksi yang yang efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan manusia yang jumlahnya semakin bertambah dan kebutuhannya semakin beragam.
Psikologi manajemen berperan dalam segala bidang, bentuk organisasi ataupun kegiatan manusia yang bertujuan untuk memenuhi tujuan bersama hal ini disebabkan karena manusia menjadi sumber daya penting untuk mencapai tujuan tersebut. Psikologi manajemen diperlukan bagaimana mengatur manusia melalui ilmu dan prinsip-prinsip manajeman agar tujuan yang ditetapkan dapat dicapai dengan maksimal.
Kebutuhan manusia akan senantiasa bertambah dan beragam. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut manusia memerlukan manajemen yang baik dalam kehidupannya. Keempat fungsi manajemen yaitu berupa perencanaan, pengorganisasian, pengimplementasian dan pengarahan, pengawasan dan pengendalian diterapkan manusia untuk mengelola sumber daya yang dimiliki untuk memenuhi tujuan dan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.

D.    Penerapan Psikologi Managemen dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh  kasus 1 :
Adriana 17 th bercita-cita menjadi seorang psikolog  dan membuka biro konseling.

Adriana berencana setelah lulus SMU dia akan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi negeri  terkemuka.dan mengambil jurusan psikologi. Apabila tidak diterima di perguruan tinggi negeri makaia akan mencari perguruan tinggi swasta yang jurusan psikologinya mendapat akreditasi A  dan lulusannya dapat bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi negeri terkemuka.

Tahap-tahap yang dilakukan oleh Adriana agar nanti dapat masuk ke perguruan negeri terkemuka dan masuk jurusan psikologi adalah:

Adriana mulai menyiapkan diri untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri dengan belajar selama 4 jam perhari dan mengikuti bimbingan belajar serta try out yang dilakukan disekolah. Mulai mengevaluasi di pelajaran-pelajaran manakah dia mengalami kesulitan dan harus mendapat perhatian yang lebih. Adriana merasa sangat kesulitan dengan pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris sehingga dia mulai menambah porsi belajar di kedua matapelajaran tersebut.

Adriana mulai mengurangi waktu dia berkumpul dengan teman-temannya dan fokus pada persiapan diri mengikuti ujian penerimaan mahasiswa baru. Yang tadinya berkumpul tiga kali seminggu menjadi dua kali dalam seminggu. Adriana meminta bantuan kakaknya yang pintar dalam mata pelajaran matematika dan bahasa inggris untuk menjadi teman belajar.  Adriana juga mengikuti tambahan bimbingan belajar yang dilaksanakan 3 kali seminggu. Adriana tiap awal minggu akan mempersiapkan target-target yang harus dicapai. Misalnya bisa memahami bab Algoritma, Statistik, 16 Present Tense dsb. Untuk mengantisipasi kejenuhan maka tiap seminggu sekali dia menghadiahi dirinya tiap akhir pekan boleh menonton film yang dia sukai selama 3 jam.

Untuk mengetahui dan membandingkan sampai sejauh mana hasil belajarnya maka Adriana sering mengikuti try out dan menyelesaikan soal-soal yang biasanya muncul pada saat ujian.. Adriana lebih aktif bertanya pada mentornya di bimbingan belajar dan membentuk kelompok belajar bersama teman-teman yang dinilainya serius dan tidak hanya main-main.

Adriana membuat grafik kemajuan prestasinya tiap minggu dan mencatat apa-apa yang harus lebih serius dipelajari dan dipahami. Untuk melihat perkembangan pada pelajaran bahasa inggris Adriana selalu berusaha untuk membaca cerita-cerita yang berbahasa inggris dan mengevaluasi apakah di sudah bis memahami apa isi ceritanya, mendengarkan film berbahasa inggris tanpa teks bahasa. Dan untuk matematika dia mengerjakan latihan-latihan soal dan meminta kakaknya untuk mengoreksi pekerjaannya  dan tetap menjadi parnernya pada saat belajat matematika.

Setiap akhir pekan Adriana bersama-sama dengan kakaknya mengevaluasi apa yang telah dilakukan, apakah target yang ditetapkan dia awal minggu telah tercapai dan kalau tidak Adriana mencari apa penyebabnya.  Untuk mengatasi kejenuhan dan menghindarkan diri dari kemalasan maka adrianan selalu menempelkan tujuannya di kertas yang berwarna-warni di kulkas, tempat belajar, cermin dll.






Referensi :
Basuki, A.M.Heru. (2008). Psikologi umum. Jakarta : Universitas Gunadarma
Mukhyi, Muhammad Abdul., & Saputro, Imam Hadi. (1995). Pengantar mamajemen umum untuk STIE. Jakarta : Universitas Gunadarma.
Indryawati, Rini. (2014). Psikologi Manajemen PPT. www.indryawati.staff.gunadarma.ac.id/.../Psikologi+Manajemen+Rini.ppt. Diakses Oktober 2015 jam 21.00 WIB

Tugas Minggu I Psi Manajemen: Pentingnya Psikologi Manajemen dalam Kehidupan Sehari-hari



Pentingnya Psikologi Manajemen dalam Kehidupan Sehari-hari




A.    Pendahuluan
           Ilmu manajemen sebetulnya sama usianya dengan kehidupan manusia, karena pada dasarnya manusia baik langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan sehari-harinya tidak bisa dilepaskan dari prinsip manajemen. Manajemen diperlukan dalam segala bidang, bentuk dan organisasi serta tipe kegiatan, dimana orang-orang saling bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Mukhyi dan Saputra, 1995). Ilmu manajemen berkaitan dengan ilmu psikologi karena ilmu psikologi berpusat pada manusia, mampu mengintervensi berbagai faktor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan dan sebagainya dengan berbagai macam teknik dan teori sehingga dapat dicapai kinerja sumber daya manusia yang maksimal (Indryawati, 2014)

B.     Teori
1.      Pengertian Psikologi
Ditinjau dari segi ilmu bahasa, kata psikologi berasal dari kata psyche artinya jiwa dan logos artinya ilmu pengetahuan. Jadi psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang jiwa ( Basuki, 2008).
Menurut Branca (dalam Basuki 2008) menyatakan bahwa psikologi merupakan ilmu pengetahuan tentang perilaku  manusia.
Plotnik (dalam Basuki 2008) mendefinisikan psikologi merupakan studi sistematik dan ilmiah tentang perilaku dan proses mental manusia.
Woodworth dan Marquis (dalam Basuki, 2008) memberikan gambaran bahwa psikologi mempelajari aktivitas-aktivitas individu. Pengertian aktivitas itu luas, baik aktivitas motorik, kognitif, maupun aktivitas emosional.
Psikologi adalah ilmu pengetahuan ilmiah yang mempelajari perilaku, sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional (Basuki, 2008).
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional.

2.      Pengertian Manajemen dan Fungsinya
a.       Pengertian Manajemen
Menurut Manullang (dalam Mukhyi dan Saputra, 1995) pengertian manajemen dapat dilihat dari tiga pengertian yaitu manajemen sebagai proses, manajemen sebagai kolektivitas manusia dan manajemen sebagai ilmu dan seni. Manajemen sebagai proses, melihat bagaimana cara orang untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Manajemen sebagai kolektivitas yaitu merupakan suatu kumpulan dari orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Manajemen sebagai ilmu dan seni melihat bagaimana aktivitas manajemen dihubungkan dengan prinsip-prinsip manajemen.
           Menurut Mukhyi dan Saputra (1995) manajemen sebagai ilmu dan sebagai seni dan keduanya tidak dapat dipisahkan. Manajemen sebagai ilmu pengetahuan telah dipelajari sejak lama dan telah diorganisasikan menjadi suatu teori, hal ini dikarenakan didalamnya menjelaskan tentang gejala-gejala manajemen yang diteliti dengan metode ilmiah yang dirumuskan dalam bentuk prinsip-prinsip yang diwujudkan dlaam suatu bentuk teori. Manajemen sebagai seni disini memandang bahwa dalam mencapai suatu tujuan diperlukan kerjasama dengan orang lain, pada hakekatnya kegiatan manusia adalah mengatur (managing), untuk mengatur diperlukan suatu seni bagaimana orang lain melakukan pekerjaan untuk mencapai tujuan bersama.
           Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah suatu ilmu yang mengatur bagaimana cara dari sekumpulan orang bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan.

b.      Fungsi Manajemen
           Fungsi manajemen menurut Stoner (dalam Mukhyi dan Saputra, 1995) ada empat yaitu: perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan dan pengimplementasian (directing/leading), pengawasan dan pengendalian (controlling).

  • Perencanaan adalah  proses yang menyangkut upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kecenderungan di masa yang akan datang dan penentuan strategi dan taktik yang tepat  untuk mewujudkan target dan tujuan organisasi.

  • Pengorganisasian adalah  proses yang menyangkut bagaimana strategi dan taktik yang telah dirumuskan dalam perencanaan didesain dalam sebuah struktur organisasi yang tepat dan tangguh, sistem dan lingkungan organisasi yang kondusif, dan dapat memastikan bahwa semua pihak dalam organisasi dapat bekerja secara efektif dan efisien guna pencapaian tujuan organisasi

  • Perencanaan dan pengimplementasian adalah proses implementasi program agar dapat dijalankan oleh seluruh pihak dalam organisasi serta proses memotivasi agar semua pihak tersebut dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan penuh kesadaran dan produktifitas yang tinggi.

  •  Pengawasan dan pengendalian adalah proses yang dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan, diorganisasikan dan diimplementasikan dapat berjalan sesuai dengan target yang diharapkan sekalipun berbagai perubahan terjadi dalam lingkungan dunia bisnis yang dihadapi


3.      Pengertian Psikologi Manajemen
Dari pengertian psikologi dan manajemen diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi manajemen adalah ilmu tentang bagaimana mengatur atau memanage sumber daya manusia yang ada untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan yang telah ditetapkan.

C.     Pentingnya Psikologi Manajemen dalam Kehidupan Sehari-hari
Manusia adalah makhluk sosial, mereka selalu membutuhkan kerjasama dengan manusia lainnnya untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani. Kebutuhan manusia akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya usia dan perubahan yang terjadi disekitarnya. Perubahan meliputi perubahan akibat  perkembangan fisik dan  perkembangan mental ataupun perubahan karena perkembangan lingkungan.
Ilmu tentang manajemen sendiri lahir di dunia Eropa ketika dimulainya revolusi industry dimana pada saat itu terjadi perubahan dibidang pengelolaan  produksi yang yang efektif dan efisien untuk memenuhi kebutuhan manusia yang jumlahnya semakin bertambah dan kebutuhannya semakin beragam.
Psikologi manajemen berperan dalam segala bidang, bentuk organisasi ataupun kegiatan manusia yang bertujuan untuk memenuhi tujuan bersama hal ini disebabkan karena manusia menjadi sumber daya penting untuk mencapai tujuan tersebut. Psikologi manajemen diperlukan bagaimana mengatur manusia melalui ilmu dan prinsip-prinsip manajeman agar tujuan yang ditetapkan dapat dicapai dengan maksimal.
Kebutuhan manusia akan senantiasa bertambah dan beragam. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut manusia memerlukan manajemen yang baik dalam kehidupannya. Keempat fungsi manajemen yaitu berupa perencanaan, pengorganisasian, pengimplementasian dan pengarahan, pengawasan dan pengendalian diterapkan manusia untuk mengelola sumber daya yang dimiliki untuk memenuhi tujuan dan kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.

D.    Penerapan Psikologi Managemen dalam Kehidupan Sehari-hari

Contoh  kasus 1 :
Adriana 17 th bercita-cita menjadi seorang psikolog  dan membuka biro konseling.

Adriana berencana setelah lulus SMU dia akan melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi negeri  terkemuka.dan mengambil jurusan psikologi. Apabila tidak diterima di perguruan tinggi negeri makaia akan mencari perguruan tinggi swasta yang jurusan psikologinya mendapat akreditasi A  dan lulusannya dapat bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi negeri terkemuka.

Tahap-tahap yang dilakukan oleh Adriana agar nanti dapat masuk ke perguruan negeri terkemuka dan masuk jurusan psikologi adalah:

Adriana mulai menyiapkan diri untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi negeri dengan belajar selama 4 jam perhari dan mengikuti bimbingan belajar serta try out yang dilakukan disekolah. Mulai mengevaluasi di pelajaran-pelajaran manakah dia mengalami kesulitan dan harus mendapat perhatian yang lebih. Adriana merasa sangat kesulitan dengan pelajaran Matematika dan Bahasa Inggris sehingga dia mulai menambah porsi belajar di kedua matapelajaran tersebut.

Adriana mulai mengurangi waktu dia berkumpul dengan teman-temannya dan fokus pada persiapan diri mengikuti ujian penerimaan mahasiswa baru. Yang tadinya berkumpul tiga kali seminggu menjadi dua kali dalam seminggu. Adriana meminta bantuan kakaknya yang pintar dalam mata pelajaran matematika dan bahasa inggris untuk menjadi teman belajar.  Adriana juga mengikuti tambahan bimbingan belajar yang dilaksanakan 3 kali seminggu. Adriana tiap awal minggu akan mempersiapkan target-target yang harus dicapai. Misalnya bisa memahami bab Algoritma, Statistik, 16 Present Tense dsb. Untuk mengantisipasi kejenuhan maka tiap seminggu sekali dia menghadiahi dirinya tiap akhir pekan boleh menonton film yang dia sukai selama 3 jam.

Untuk mengetahui dan membandingkan sampai sejauh mana hasil belajarnya maka Adriana sering mengikuti try out dan menyelesaikan soal-soal yang biasanya muncul pada saat ujian.. Adriana lebih aktif bertanya pada mentornya di bimbingan belajar dan membentuk kelompok belajar bersama teman-teman yang dinilainya serius dan tidak hanya main-main.

Adriana membuat grafik kemajuan prestasinya tiap minggu dan mencatat apa-apa yang harus lebih serius dipelajari dan dipahami. Untuk melihat perkembangan pada pelajaran bahasa inggris Adriana selalu berusaha untuk membaca cerita-cerita yang berbahasa inggris dan mengevaluasi apakah di sudah bis memahami apa isi ceritanya, mendengarkan film berbahasa inggris tanpa teks bahasa. Dan untuk matematika dia mengerjakan latihan-latihan soal dan meminta kakaknya untuk mengoreksi pekerjaannya  dan tetap menjadi parnernya pada saat belajat matematika.

Setiap akhir pekan Adriana bersama-sama dengan kakaknya mengevaluasi apa yang telah dilakukan, apakah target yang ditetapkan dia awal minggu telah tercapai dan kalau tidak Adriana mencari apa penyebabnya.  Untuk mengatasi kejenuhan dan menghindarkan diri dari kemalasan maka adrianan selalu menempelkan tujuannya di kertas yang berwarna-warni di kulkas, tempat belajar, cermin dll.






Referensi :
Basuki, A.M.Heru. (2008). Psikologi umum. Jakarta : Universitas Gunadarma
Mukhyi, Muhammad Abdul., & Saputro, Imam Hadi. (1995). Pengantar mamajemen umum untuk STIE. Jakarta : Universitas Gunadarma.
Indryawati, Rini. (2014). Psikologi Manajemen PPT. www.indryawati.staff.gunadarma.ac.id/.../Psikologi+Manajemen+Rini.ppt. Diakses Oktober 2015 jam 21.00 WIB