KEBUDAYAAN DAN UNSUR-UNSURNYA
KEBUDAYAAN
PENGERTIAN KEBUDAYAAN
- Secara Umum
Kebudayaan jika dikaji dari bahasa sansekerta berasal dari kata buddayah yang merupakan bentuk jamak dari buddhi yang berarti “budi” atau “kekal
Dalam bahasa latin kebudayaan berasal dari kata colere yang berarti mengolah tanah.
Jadi kebudayaan secara umum dapat diartikan sebagai: “Segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya.” Atau dapat diartikan sebagai “Segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan dapat mempertahankan hidupnya di lingkungannya,”
- Keesing Jilid 1,1989: hal 68.
Budaya dapat juga diartikan sebagai himpunan pengalaman yang dipelajari, mengacu pada pola-pola perilaku ditularkan secara sosial yang merupakan kekhususan kelompok sosial tertentu.
- E.B Taylor (1871). Antropolog
Mendefinisikan kebudayaan sebagai berikut:
“Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hokum, adat istiadat dan kemampuan lain serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
- Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi
Kebudayaan sebagai suatu hasil karya, rasa dan cipta manusia.
Karya masyarakat menghasilakan teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan jasmaniah yang diperlukan manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuasaan serta hasilnya dapat diabadikan untuk masyarakat.
Rasa meliputi jiwa manusia mewujudkan segala kaidah-kaidah dan nilai-nilai social yang perlu unutuk mengatur masalah-masalah kemasyarakatan dalam arti yang luas. Di dalamnya termasuk misalnya agama, ideologi, kebatinan, kesenian dan semua unsure yang merupakan hasil ekspresi jiwa manusia yang hidup sebagai anggota masyarakat.
Cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan berpikir orang-orang yang hidup bermasyarakat dan yang antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan..
- Sutan Takdir Alisyahbana
Kebudayaan adalah manifestasi dari cara berfikir,
Hal ini amat luas apa yang disebut kebudayaan, sebab semua laku dan perbuatan tercakup di dalamnya dan dapat diungkapkan pada basis dan cara berpikir, perasaan juga maksud pikiran.
- C.A. Van Paursen
Menyatakan kebudayaan diartikan sebagai manifestasi kehidupan setiap orang, kehidupan setiap kelompok orang-orang, berlainan dengan hewan manusia maka manusia tidak hidup begitu saja di tengah alam melainkan selalu mengubah alam.
- AL. Krober dan C. Kluckon
Kebudayaan adalah manifestasi atau penjelmaan kerja manusia dalam arti seluas-luasnya.
- Krubor dan Klukhon
Mendefinisikan kebudayaan sendiri atas berbagai pola, bertingkah laku mantap, pikiran, perasaan dan reaksi yang diperoleh dan terutama diturunkan oleh symbol-simbol yang menyusun pencapaiannya secara tersendiri dari kelompok manusia, termasuk didalamnya perwujudan benda-benda materi, pusat esensi kebudayaan terdiri atas tradisi dan cita-cita atau paham dan terutama keterikatan terhadap nilai-nilai.
- Ralph Linton, Antropologi
Dalam bukunya The Cultural Background Of Personality menjelaskan bahwa kebudayaan ternyata memiliki berbagai aspek, yang meliputi cara-cara berlaku, kepercayaan-kepercayaan, sikap-sikap, dan hasil dari kegiatan manusia yang khas untuk suatu masyarakat atau kelompok penduduk tertentu.
- Kebudayaan Menurut Ilmu Antropologi
Kebudayaan pada hakikatnya adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
- K. Dalam Havilan, 1995:332-334 dan Koentjaraningrat 1996:73)
Definisi kebudayaan berkembang menjadi seperangkat peraturan dan standar yang apabila dipenuhi oleh anggota masyarakat menghasilkan perilaku yang layak dan diterima oleh para anggotanya.
UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Pengertian
Unsur Kebudayaan
Unsur kebudayaan adalah apasaja sesungguhnya
kebudayaan itu, sehingga kebudayaan dapat lebih mengandung makna totalitas dari
sekedar penjumlahan unsur-unsur yang terdapat di dalamnya.
Unsur-Unsur Kebudayaan
Beberapa orang sarjana telah mencoba merumuskan unsur-unsur
pokok kebudayaan. Diantaranya Melville.J.Herkovitz,
Bronislaw Malinowskwi dan C. Kluckhon .
Menurut Melville.J.Herkovitz
hanya ada 4 unsur kebudayaan yaitu:
- Alat-alat Teknologi
- Sistem Ekonomi
- Keluarga.
- Kekuatan Politik.
Menurut Bronislaw
Malinowskwi bahwa unsur-unsur
kebudayaan itu terdiri dari:
- Sistem Norma
- Organisasi Ekonomi
- Alat-alat atau lembaga ataupun petugas pendidikan
- Organisasi Kekuatan.
Menurut Kluckhon di dalam karyanya berjudul “Universal Categories of Culture” dan (
dalam Koentjaningrat,1996:80-81) , terdapat 7 unsur kebudayaan yang dapat
ditemukan pada semua bangsa di dunia yang disebut sebagai isi pokok dari setiap
kebudayaan yaitu:
- Bahasa
Merupakan
produk dari homo longuens.
Bahasa
manusia pada mulanya ditunjukkan dalam bahasa tanda ( kode ) yang kemudian disempurnakan dalam bahasa lisan dan bahasa tulisan.
- Sistem Pengetahuan.
Merupakan
produk manusia sebagai homo sapiens.
Pengetahuan dapat diperoleh sebagai pemikiran sendiri di samping juga di dapat
dari orang lain. Kemampuan manusia mengingat-ngingat apa yang diketahui kemudian
menyampaikannya kepada orang lain melalui bahasa, menyebabkan pengetahuan
menyebar luas. Lebih-lebih bila pengetahuan ini dibukukan dapat dilakukan dari
satu generasi ke generasi berikutnya.
Sistem
pengetahuan terdiri dari:
- Pengetahuan tentang sekitar alam.
- Pengetahuan tentang alam flora.
- Pengetahuan tentang zat-zat dan bahan mentah.
- Pengetahuan tentang tubuh manusia.
- Pengetahuan tentang kelakuan sesama manusia.
- Pengetahuan tentang ruang, waktu, dan bilangan.
3. Sistem Organisasi Sosial (Masyarakat).
Merupakan produk
dari manusia sebagai homo socus.
Manusia sadar bahwa tubuhnya lemah, namun memiliki akal, maka disusunlah
organisasi kemasyarakatan dimana manusia bekerjasama untuk menungkatkan
kesejahteraan hidupnya.
Sistem organisasi sosial
( masyarakat) terdiri dari:
- Sistem kekerabatan.
- Sistem kesatuan hidup setempat.
- Asosiasi dan perkumpulan-perkumpulan.
- Sistem kenegaraan.
4. Sistem Peralatan dan Teknologi
Merupakan produk
manusia sebagai homo faber. Bersumber
dari pemikirannya yang cerdas dan dibantu dengan tangannya yang dapat memegang
sesuatu dengan erat manusia dapat membuat dan mempergunakan alat. Dengan alat-alat
ciptaanya itulah manusia lebih mampu mencukupi kebutuhan hidupnya daripada
binatang.
Sistem peralatan dan
teknologi terdiri dari:
- Alat-alat produktif.
- Alat-alat distribusi dan transport.
- Wadah-wadah dan tempat untuk menaruh.
- Makanan dan minuman.
- Pakaian dan perhiasan.
- Tempat perlindungan dan perumahan.
- Senjata.
- Sistem Mata Pencaharian Hidup dan Sistem Ekonomi.
Merupakan
produk manusia sebagai homo economicus,
menjadikan tingkat kehidupan manusia secara umum terus meningkat.
Sistem
mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi terdiri dari:
- Berburu dan meramu.
- Perikanan.
- Bercocok tanam di ladang.
- Bercocok tanam menetap.
- Peternakan .
- Perdagangan.
- Sistem Religi ( Sistem Kepercayaan)
Merupakan produk manusia sebagai homo religious. Manusia memiliki kecerdasan pikiran dan perasaan
luhur, tanggap bahwa diatas kekuatan dirinya terdapat kekuatan lain yang Maha
Besar. Karena itu manusia takut, sehingga menyembahnya dan lahirlah kepercayaan
yang sekarang agama.
Sistem Religi terdiri dari:
- Sistem kepercayaan.
- Kesusasteraan suci.
- Ilmu Gaib.
- Sistem nilai dan pandangan hidup.
- Kesenian.
Merupakan
hasil dari manusia sebagai homo
aesteticus. Setelah manusia dapat mencukupi kebutuhan fisiknya maka
dibutuhkan kebutuhan psikisnya untuk dipuaskan. Manusia bukan lagi semata-mata
memenuhi kebutuhan isi perut saja, mereka perlu juga pandangan mata yang indah,
suara yang merdu yang semuanya dapat diperoleh melalui kesenian.
Kesenian
terdiri dari:
- Seni payung
- Seni Relief
- Seni lukis dan gambar
- Seni rias
- Seni vokal
- Seni instrumen
- Seni kesusateraan
- Seni drama
Mengapa Saya Harus Mempelajari Ilmu Budaya Dasar
Ilmu Budaya Dasar adalah ilmu yang membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yng di hadapi oleh manusia sehari-hari.
Indonesia sebagai negara kepulauan mempunyai berbagai macam budaya dan suku bangsa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Dengan mempelajari Ilmu Budaya Dasar dan mengenal masalah serta berbagai kebudayaan yang ada, di harapkan saya mampu untuk beradaftasi dengan lingkungan sekitar baik tempat tinggal ataupun tempat bekerja dan berkarya.
Diharapkan saya mampu berkomunikasi dengan baik dengan berbagai macam orang dengan masalah, karakter dan budaya yang berbeda. Berkomunikasi dengan penuh santun dan etika tidak menjadi egois, belajar untuk mendengarkan dan menyimak.
Dengan mempelajari Ilmu Budaya Dasar diharapkan akan meningkatkan minat saya dalam mempelajari budaya sendiri dan berbagai macam budaya yang ada tidak hanya di Indonesia tapi di dunia. Sehingga wawasan menjadi luas, pikiran tidak pendek dan tidak merasa bahwa diri saya yang terbaik. Saya bisa mengambil apa yang baik dari kebudayaan saya dan kebudayaan dari yang lain dan dapat memilah apa yang harusnya saya tinggalkan dari suatu budaya yang tidak sesuai dengan norma hidup dan masyarakat.
Dengan mempelajari Ilmu Budaya Dasar diharapkan pemikiran saya terbuka dengan seluas-luasnya, tidak menjadi sombong dan egois. Dengan mengenal kebudayaan sendiri dan orang-orang disekitar, kita lebih memahami mereka sehingga dapat menciptakan lingkungan yang harmonis meski terdiri dari berbagai latar belakang, saya belajar untuk tenggang rasa dan santun dalam memanusiakan manusia.
Dengan mempelajari Ilmu Budaya Dasar jiwa manusia saya lebih halus, humanisme saya berkembang, pemikiran tidak berkotak-kotak, hati saya terbuka dan lapang dengan segala perbedaan.
Dengan mempelajari Ilmu Budaya Dasar diharapkan pemikiran saya tetap kritis atas segala perubahaan baik perubahan karena teknologi ataupun perubahan karena kebudayaan yang telah bergeser. Apapun perubahan itu tidak menjadikan saya manusia yang tidak berkpribadian...tetapi dengan adanya kebudayaan yang mengakar saya punya fondasi yang kuat dan mampu melihat semuanya dari segala sudut pandang dan tidak menghakimi.
HUBUNGAN ANTARA ILMU BUDAYA DASAR DAN ILMU PSIKOLOGI.
Ilmu Budaya Dasar adalah ilmu yang membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan, tentang berbagai macam masalah yang di hadapi oleh manusia sehari-hari.
Ilmu Psikologi adalah ilmu pengetahuan ilmiah yang mempelajari perilaku, sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional.
Pendekatan -pendekatan pada ilmu psikologi untuk memahami perilaku manusia salah satunya meliputi pendekatan lintas budaya.
Pendekatan lintas budaya ini menguji persamaan dan perbedaan pengaruh budaya dan etnis pada fungsi-fungsi sosial dan psikologi dari kebudayaan anggota masyarakat.
Psikologi bisa dikatakan sebagai "art science". Ketika Ilmu Psikologi membahas manusia maka akan dibahas segala hal tentang manusia baik : Fisik , Rohani, Perilaku, Keluarga, Kondisi Sosial Budaya dan Latar Belakang.
Dengan memahami kondisi sosial budaya suatu masyarakat maka tujuan ilmu psikologi untuk mendeskripsikan, menjelaskan, memprediksi dan mengontrol serta mengoptimalkan individu dapat dilakukan dengan lebih mudah.
REFERENSI:
- Seri Diktat Kuliah MKDU "ILMU BUDAYA DASAR"
disusun oleh : WIDYO NUGROHO / ACHMAD MUCHI
Edisi pertama cetakan kelima, Juni 1996
Diterbitkan oleh Universitas Gunadarma.
- Seri Diktat Kuliah " PENGANTAR ANTROPOLOGI ( UNTUK MAHASISWA PSIKOLOGI)
disusun oleh : HENDRO PRABOWO
Edisi cetakan pertama, Oktober 1996
Diterbitkan oleh Universitas Gunadarma.
- Seri Diktat Kuliah " PSIKOLOGI UMUM"
disusun oleh : A.M. Heru Basuki
Diterbitkan oleh Universitas Gunadarma.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar