Kamis, 06 Oktober 2016

Sistem Informasi Psikologi / Definisi


SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI

PENDAHULUAN
            Psikologi memperhatikan hal-hal tentang pengertian, model, ramalan dan penjelasan tentang apa yang menjadi fenomena yang paling kompleks secara keseluruhan, yaitu perilaku manusia. Psikologi mendekatkan studi perilaku manusia dari sudut usaha pengenalan stuktur mental dan memprosesnya. Metode psikologi meliputi observasi, survey, eksperimen laboratorium, studi kasus, simulasi dan bentuk-bentuk penelitian lain tentang banyak aspek dari perilaku manusia yang berbeda-beda.Semua aspek dari perilaku manusia mempunyai pengaruh terhadap interaksi manusia ke komputer dan komputer mempengaruhi perilaku manusia dalam segala cara (Pratiwi & Agushinta).
1.      SISTEM INFORMASI
A.    Pengertian Sistem
Sistem adalah suatu kumpulan yang kompleks dan saling berinteraksi apabila mereka menjadi satu kesatuan (Bennet et al, 2010).
Marakas (2008) berpendapat bahwa sistem di definisikan sebagai sekumpulan komponen yang saling terkait, dengan batas jelas, bekerja bersama untuk mencapai tujuan dengan menerima input dan menghasilkan output dalam proses transformasi terorganisir.
      Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah kumpulan kompleks yang saling berinteraksi dan komponen yang saling terkait dengan batas yang jelas, bekerjasama untuk mencapai tujuan tertentu dengan menerima input dan menghasilkan output dalam proses transformasi terorganisir.
Karakteristik sistem :
  •   Memiliki komponen
  •   Memiliki batasan (boundaries)
  •   Memiliki lingkungan (environment)
  •   Memiliki interface
  •   Memiliki input
  •   Memiliki output
  •   Memiliki pengolah
  •   Memiliki sasaran atau tujuan
B.     Pengertian Informasi
Menurut O’Brien dan Marakas (2008) Informasi adalah data yang telah diubah menjadi konteks yang berarti dan berguna bagi para end-usertertentu.
Selain itu juga, Stair dan Reynolds (2010, p35) mendefiniskan Informasi sebagai kumpulan fakta yang terorganisir sehingga mereka memiliki nilai tambah selain nilai akta individu.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa informasi adalah data yang telah diubah menjadi bentuk yang memiliki arti  dan kumpulan fakta  yang terorganisir  yang berguna dan memiliki nilai tambah bagi manusia
C.    Pengertian  Sistem Informasi
Menurut Laudon dan Laudon(2010) Sistem Informasi merupakan komponen yang saling bekerja sama untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan dan menyebarkan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan, koordinasi, pengendalian, analisis masalah dan visualisasi dalam sebuah organisasi.
Sedangkan O’Brien dan Marakas (2008) menyatakan bahwa pengertian Sistem Informasi merupakan kombinasi teratur dari orang-orang, hardware, software, jaringan komunikasi dan sumber daya yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi.
Menurut Stair dan Reynolds (2010) mendefinisikan sistem informasi sebagai seperangkat elemen atau komponen yang saling terkait yang di kumpulkan (input), manipulasi (process), menyimpan, dan menyebarkan (output) data dan informasi dan memberikan reaksi korektif (feedback) untuk memenuhi tujuan.
Dari uraian diatas disimpulkan bahwa sistem informasi adalah seperangkat komponen yang merupakan kombinasi teratur dari sumber daya manusia, hardware, software dan jaringan komunikasi yang saling bekerjasama untuk mengumpulkan, mengolah, menyimpan dan menyebarkan informasi  untuk mendukung pengambilan keputusan, koordinasi, pengendalian, analisis masalah dan visualisasi  dalam sebuah organisasi
Elemen sistem Informasi menurut Laudon dan Laudon (2010) adalah sebagai berikut :
1.      Input, melibatkan pengumpulan data mentah dari dalam organisasi atau dari lingkungan eksternal untuk pengolahan dalam suatu sistem informasi.
2.      Process, melibatkan proses mengkonversi input mentah ke bentuk yang lebih bermakna.
3.      Output, mentransfer proses informasi kepada orang yang akanmenggunakannya atau kepada aktivitas yang akan digunakan.
4.      Feedback Output yang di kembalikan ke anggota organisasi yang sesuai untuk kemudian membantu mengevaluasi atau mengkoreksi tahap Input.

Gambar 1. Bagian-Bagian Komponen dari suatu Sitem
Sumber: O’Brien dan Marakas (2008)

2.      PSIKOLOGI.
Ditinjau dari segi ilmu bahasa, kata psikologi berasal dari kata psyche artinya jiwa dan logos artinya ilmu pengetahuan. Jadi psikologi adalah ilmu pengetahuan tentang jiwa ( Basuki, 2008).
Menurut Branca (dalam Basuki 2008) menyatakan bahwa psikologi merupakan ilmu pengetahuan tentang perilaku  manusia.
Plotnik (dalam Basuki 2008) mendefinisikan psikologi merupakan studi sistematik dan ilmiah tentang perilaku dan proses mental manusia.
Woodworth dan Marquis (dalam Basuki, 2008) memberikan gambaran bahwa psikologi mempelajari aktivitas-aktivitas individu. Pengertian aktivitas itu luas, baik aktivitas motorik, kognitif, maupun aktivitas emosional.
Psikologi adalah ilmu pengetahuan ilmiah yang mempelajari perilaku, sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional (Basuki, 2008).
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia sebagai manifestasi dari kesadaran, proses mental, aktivitas motorik, kognitif dan juga emosional.
3.      SISTEM INFORMASI PSIKOLOGI
Sistem informasi psikologi adalah suatu bidang kajian ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara ilmu psikologi itu sendiri dalam kaitannya dengan penggunaan komputer dan aplikasinya dalam bidang psikologi. Sistem informasi psikologi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi-informasi yang berkaitan dengan ilmu psikologi yang dapat dijadikan untuk meningkatkan penguna dalam pengambilan suatu keputusan terhadap penelitian, perencana, dan pengelolaan (Kurniawati).
Contoh Sistem Informasi psikologi menurut Kurniawati adalah:
  Perusahaan sekarang ini banyak menggunakan software tentang alat tes agar waktu yang digunakan dalam menyeleksi calon karyawan baru lebih cepat dan efisien, serta tidak membuang tenaga para penyeleksinya juga.
  Konseling online : anak-anak, remaja, wanita dll
  Tes IQ
  Tes Kepribadian :  Tes Rorschach atau bercak tinta adalah salah satu sarana proyeksi yang dapat digunakan untuk mengungkap kepribadian. (http://theinkblot.com)


Daftar Pustaka:
Basuki, A.M.Heru. (2008). Psikologi umum. Jakarta : Universitas Gunadarma
Kurniawati, Ana. Sistem informasi psikologi. www.ana.staff.gunadarma.ac.id. Diakses Rabu  5 Oktober 2016 pukul 08.00 WIB.
Agushinta, Dewi & Pratiwi, Dyah. Mengenal interaksi manusia dengan komputer. www.dpratiwi.staff.gunadarma.ac.id. Diakses Rabu 5 Oktober 2016 pukul 08.15 WIB.
Anonim (2011). Bab 2 landasan teori. www://library.binus.ac.id. Diakses rabu 5 Oktober 2016 pukul 08.30.WIB.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar