RIDWAN KAMIL DAN BANJIR PASTEUR
Banjir yang menggenangi
ruas Pasteur, Kota Bandung 24 Oktober 2016 akibat hujan besar selama beberapa
jam mengakibatkan kerugian yang besar dan dampak kemacetan yang parah. Berita
ini menjadi trending topic di twitter. Bagaimana Ridwan Kamil selaku Walikota Bandung menyikapi kejadian ini?
Dilansir dari beberapa media, Ridwan Kamil meminta maaf atas banjir yang
menggenangi Jalan Pasteur di Kota bandung dan meminta warga untuk menghindari
jalan tersebut
“
Hindari Jalan Pasteur karena sedang banjir. Tim @dbmpkotabdg sudah di TKP
(Tempat Kejadian Perkara). Insya Allah sedang bersiap-siap dipasang tol air
seperti Gedebage yang sekarang tidak banjir. Mohon Maaf”
Demikian tweet Ridwan Kamil dalam akun
twitternya@ridwankamil, yang dikutip Senin. Tweet Ridwan Kamil yang berisi
permohonan maaf dan solusi yang ditawarkan mengundang berbagai reaksi dari
masyarakat. Peristiwa banjir yang terjadi secara tiba-tiba menuntut Ridwal
Kamil selaku Walikota Bandung untuk membuat keputusan yang cepat dan tepat.
Peran pemimpin
berpengaruh penting bagaimana dia mampu mengatasi keadaan yang terjadi dalam
organisasi yang dipimpinnya. Sutrisno
(2009) mengkategorikan peran pemimpin dalam tiga bentuk yaitu yang bersifat
interpersonal, informasional dan dalam kancah pengambilan keputusan.
1. Peranan
yang bersifat interpersonal adalah keterampilan insani bagaimana seorang
pemimpin berinteraksi dengan manusia, bukan hanya dengan bawahannya, akan
tetapi juga dengan berbagai pihak yang berkepentingan.
2. Peranan
yang bersifat informasional adalah bagaimana pemimpin sebagai pemantau
arus informasi yang terjadi dari dan
dalam organisasi memahami dengan mendalam infirmasi yang diterimanya dan
pengetahuan tentang berbagai fungsi yang harus diselenggarakan.
3. Peranan
pengambilan keputusan adalah peranan pemimpin dalam mengambil tiga bentuk
keputusan yaitu sebagai entrepreneur, peredam gangguan dan pembagi sumberdaya
dan dana. Sebagai entrepreuneur pemimpin harus mampu mengkaji terus menerus
situasi yang dihadapi. Sebagai peredam gangguan, pemimpin harus bersedia
memikul tanggung jawab untuk mengambil tindakan korektif terhadap gangguan yang
serius yang terjadi dalam organisasi. Sebagai
pembagi sumber daya dan dana ini berkaitan dengan wewenang dan kekuasaan yang
dimiliki oleh seorang pemimpin.
Dari langkah yang
diambil, Ridwan Kamil berusaha menerapkan ketiga bentuk peranan pemimpin
itu. Interaksi yang terjadi meski lewat
media sosial twitter ini mampu memperlihatkan bagaimana seorang pemimpin
membangun interaksi dengan masyarakatnya dan memberikan informasi terkini yang
sesungguhnya terjadi. Permohonan maaf
mungkin tidak cukup untuk mengobati
dan mengatasi kerugian yang terjadi tapi merupakan suatu sikap yang
patut diapresiasi. Mengakui kesalahan bukan hal yang mudah di republik
ini.Namun yang paling penting adalah bagaimana solusi yang ditawarkan dapat
diterapkan dan mampu mencegah kejadian
serupa berulang. Selamat bekerja Pak Ridwan Kamil…Semoga solusi itu bukan hanya
janji!!.
DAFTAR PUSTAKA :
WBP
.www.beritasatu.com. (2016). Ridwan
Kamil Minta Maaf Soal Banjir Pasteur. Diunduh Senin 24 Oktober 2016 pukul 21.00
WIB.
Sutrisno,
Edy. (2009). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana Perdana Media.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar