Minggu, 30 Oktober 2016

Tulisan 2/ Peran Pemimpin / Psikologi Manajemen


RIDWAN KAMIL DAN BANJIR PASTEUR




Banjir yang menggenangi ruas Pasteur, Kota Bandung 24 Oktober 2016 akibat hujan besar selama beberapa jam mengakibatkan kerugian yang besar dan dampak kemacetan yang parah. Berita ini menjadi trending topic di twitter. Bagaimana Ridwan Kamil selaku  Walikota Bandung menyikapi kejadian ini? Dilansir dari beberapa media, Ridwan Kamil meminta maaf atas banjir yang menggenangi Jalan Pasteur di Kota bandung dan meminta warga untuk menghindari jalan tersebut
“ Hindari Jalan Pasteur karena sedang banjir. Tim @dbmpkotabdg sudah di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Insya Allah sedang bersiap-siap dipasang tol air seperti Gedebage yang sekarang tidak banjir. Mohon Maaf”
Demikian tweet Ridwan Kamil dalam akun twitternya@ridwankamil, yang dikutip Senin. Tweet Ridwan Kamil yang berisi permohonan maaf dan solusi yang ditawarkan mengundang berbagai reaksi dari masyarakat. Peristiwa banjir yang terjadi secara tiba-tiba menuntut Ridwal Kamil selaku Walikota Bandung untuk membuat keputusan yang cepat dan tepat.
Peran pemimpin berpengaruh penting bagaimana dia mampu mengatasi keadaan yang terjadi dalam organisasi yang dipimpinnya.  Sutrisno (2009) mengkategorikan peran pemimpin dalam tiga bentuk yaitu yang bersifat interpersonal, informasional dan dalam kancah pengambilan keputusan.
1.      Peranan yang bersifat interpersonal adalah keterampilan insani bagaimana seorang pemimpin berinteraksi dengan manusia, bukan hanya dengan bawahannya, akan tetapi juga dengan berbagai pihak yang berkepentingan.
2.      Peranan yang bersifat informasional adalah bagaimana pemimpin sebagai pemantau arus  informasi yang terjadi dari dan dalam organisasi memahami dengan mendalam infirmasi yang diterimanya dan pengetahuan tentang berbagai fungsi yang harus diselenggarakan.
3.      Peranan pengambilan keputusan adalah peranan pemimpin dalam mengambil tiga bentuk keputusan yaitu sebagai entrepreneur, peredam gangguan dan pembagi sumberdaya dan dana. Sebagai entrepreuneur pemimpin harus mampu mengkaji terus menerus situasi yang dihadapi. Sebagai peredam gangguan, pemimpin harus bersedia memikul tanggung jawab untuk mengambil tindakan korektif terhadap gangguan yang serius yang terjadi dalam organisasi. Sebagai pembagi sumber daya dan dana ini berkaitan dengan wewenang dan kekuasaan yang dimiliki oleh seorang pemimpin.  
Dari langkah yang diambil, Ridwan Kamil berusaha menerapkan ketiga bentuk peranan pemimpin itu.  Interaksi yang terjadi meski lewat media sosial twitter ini mampu memperlihatkan bagaimana seorang pemimpin membangun interaksi dengan masyarakatnya dan memberikan informasi terkini yang sesungguhnya terjadi. Permohonan maaf  mungkin tidak cukup untuk mengobati  dan mengatasi kerugian yang terjadi tapi merupakan suatu sikap yang patut diapresiasi. Mengakui kesalahan bukan hal yang mudah di republik ini.Namun yang paling penting adalah bagaimana solusi yang ditawarkan dapat diterapkan dan mampu  mencegah kejadian serupa berulang. Selamat bekerja Pak Ridwan Kamil…Semoga solusi itu bukan hanya janji!!.


DAFTAR PUSTAKA :
WBP .www.beritasatu.com. (2016). Ridwan Kamil Minta Maaf Soal Banjir Pasteur. Diunduh Senin 24 Oktober 2016 pukul 21.00 WIB.
Sutrisno, Edy. (2009). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana Perdana Media.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar